ADA CALEG, ADA IDIN “woka-woka ma pila poga No waje jang si no piara Maluri dengo campaka No waje ira si no sihata” (Doro Bololo) PEMILIHAN calon legislatif tak lama lagi akan mengguncang panggung pesta demokrasi Maluku Utara. Persiapan kandidat sudah mulai terlihat dari pemasangan baliho yang terpapar di papan iklan setiap sudut Kota dan Kabupaten di Maluku Utara. Persiapan visi dan misi menjadi nyanyian khas bagi kandidat untuk menarik perhatian masyarakat sebagai bentuk kekuatan dalam berpolitik. Demokrasi adalah hak dimana rakyat bisa berpartisipasi dalam menentukan kebijakan. Penentuan kebijakan ini berupa perwakilan rakyat dalam legislatif dan bagi rakyat yang lain berpartisipasi untuk memilih wakil rakyat mereka. kebijakan umum ini ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana di mana terjadi “kebe...
KADATONG : DI ANTARA TAHTA DAN HARTA “Tarate sio Tarate Tarate ruru masaya roriha Tarnate sio Tarnate Tarnate ri’uwa doka sosira” Artinya : “Taratai wahai Taratai Tarate hanyut kembangnya merah Tarnate wahai Tarnate Ternate tidak seperti dahulu” Pantun (Sastra lisan orang Ternate) KADATONG adalah sebutan untuk tempat sultan yang berada Moluku kie raha (Maluku utara), salah satu diantaranya berada di kota Ternate, yaitu kadatong kesultanan Ternate. Kesultanan ternate sendiri merupakan instrumen kebudayaan atau lembaga adat yang berjalan sesuai dengan syariat Islam, kesesuaian tersebut dapat di lihat dari kalimat “Adat ma toto Agama, Agama ma toto Kitabbullah se Hadist Rasullah, ma toto se Jou Allah Ta’ala” (Adat bersandarkan pada Agama, Agama bersandarkan pada Al-quran dan hadist Rasulullah, serta bersandarkan kepada Allah SWT). Kadatong kesultanan Ternate terletak di pesisir pantai pulau Ternate, sebelah utara pusat kota. K...